Tips And Trick Backpackeran Murah Ala Backpankers

 

Mungkin sebagian orang masih mengira jika Travelling ke suatu tempat (luar kota/luar negeri) sangat membutuhkan uang (bajet) yang begitu besar untuk penginapan, makan, transportasi dan lain-lainnya. Banyak yang bilang untuk Travelling di dalam negeri lebih mahal ketimbang di luar negeri. Okey...disini gw mencoba berbagi Tips And Trick untuk berlibur atau backpackeran murah baik itu untuk di dalam negeri atau di luar negeri:

 

1. Membuat Jadwal keberangkatan
Tentukan jadwal kapan kamu mau mulai traveling keluar kota atau keluar negeri, sebaiknya di tentukan 1 bulan atau 2 bulan (lebih baik lagi) sebelumnya untuk mencari tanggal yang pas untuk menentukan keberangkatan ke tempat tujuan yang mau kamu kunjungi.

 

2.  Memastikan Destinasi / Arah Tujuan
Sebelum berangkat pastikan arah tujuannya kemana jangan sampai salah tujuan, contoh: kamu mau ke Lombok atau Singapura, sementara kamu mau biaya transportasi yang murah, sebelum berangkat sebaiknya kamu bandingin dulu melalui harga, klo biaya lewat darat (Bus atau Kereta) total harga berapa sementara tiket pesawat total harga berapa ? dan juga bandingin melalui waktu, apakah waktu kamu bakalan cukup kalau lewat darat ? setelah membandingkan antara jarak dan waktu, kamu memutuskan untuk naik pesawat. Sebaiknya hunting tiket pesawat dari jauh-jauh hari, kalau perlu bikin akun di website maskapai-maskapai penerbangan, biasanya kalau ada info Promo, yang akan diberitahukan terlebih dahulu adalah member dari akun tersebut melalui email, dan hal ini akan berebutan dengan yang lain, ya namanya juga tiket Promo pasti tempatnya pun sangat terbatas.

 

3. Memanfaatkan Social Media
Saat ini sudah banyak sekali komunitas-komunitas backpacker di dunia maya yang dibuat dalam bentuk grup/regional/fanpage, baik itu di forum-forum (kaskus, backpacker indonesia, couchsurfing dll) ataupun di Facebook. Segera manfaatkan keberadaan social media tersebut, tidak perlu malu untuk memulai menjalin komunikasi, dan sebaiknya coba mengakrabkan diri dari jauh-jauh hari dengan menghubungi orang-orang yang aktif di Forum ataupun di grup/fanpage backpacker yang ada di facebook dengan banyak bertanya dan jadikan mereka seolah-olah teman lama kamu, kemudian minta nomor kontaknya yang bisa dihubungin atau email yang valid untuk melanjutkan komunikasi untuk mengakrabkan diri (INGAT: ini sekedar mengakrabkan diri bukan untuk modus tapi kalau jodoh ya mau gimana lagi ? hehehe).

 

4. Mencari Orang Yang Siap Menampung
Kalau kamu sudah dapat orang yang menurut kamu sudah akrab dan asyik, coba tanyakan ke dia, apakah kamu bisa menumpang menginap untuk beberapa hari di rumahnya saat kamu berkunjung ke kota atau negara tersebut ? kalau tidak bisa, coba cari orang yang lain lagi sebagai alternative pilihan, pokoknya sampai kamu benar-benar dapat orang yang bisa menampung kamu (tapi jangan maksa juga) selama kamu berkunjung di kota atau di negara yang mau kamu kunjungin, dan cari tempat penampungan sebanyak mungkin sebagai alternative tumpangan, jangan hanya berharap ke 1 orang aja. Jika terdapat ada 5 orang yang siap menampung kamu, alangkah baiknya sebelum kamu memilih akan bermalam di rumah orang-orang yang siap menampung kamu dan sudah sangat akrab, sebaiknya lihat reputasi orang-orang tersebut juga, apakah sudah banyak rekomendasi dari orang-orang sebelumnya yang pernah bermalam dirumahnya ?. Intinya kamu harus mencari tahu terlebih dahulu mengenai orang-orang yang siap menampung kamu dan pilih salah satu dari mereka yang menurut kamu sangat layak untuk dijadikan sebagai tempat bermalam dirumahnya. Jika kamu adalah seorang wanita dan ingin melakukan perjalanan seorang diri, sebaiknya kamu mencari tempat bermalam yang rumahnya terdapat ibu atau saudara perempuan juga jangan di kost-kostan, hal ini untuk menghindari dari hal-hal yang tidak kamu inginkan, lebih baik lagi jika yang menampung kamu adalah seorang wanita juga. Lain hal nya jika kamu berangkat berdua dengan teman pria, kamu bisa memilih tempat menginap di rumah siapa saja yang sudah terekomendasi dari orang lain, yang penting ada orang yang bisa menjaga kamu selama tinggal beberapa hari di rumah orang.

 

5. Membuat Postingan Di Social Media
Jika cara mengakrabkan diri tidak berhasil, buatlah sebuah postingan di Forum (kategori: travelling Domestik/Luar negeri) atau di Grup Backpacker yang ada di Facebook, kalau kamu mau berkunjung ke tempat tersebut (Contoh: Lombok atau Singapura) pada tanggal dan jam sekian, dan minta info yang lengkap tentang kota atau negara yang mau kamu kunjungin seperti penginapan, transport, biaya makan dan lain-lain yang sangat murah atau bikin info kalau kamu mencari rumah yang bisa kamu tumpangin untuk beberapa malam di kota atau negara yang mau kamu kunjungin.

 


6. Memberikan Info Jadwal Kedatangan
Setelah kamu yakin sudah dapat tumpangan, infokan ke dia mengenai tanggal dan jam kedatangan kamu, kalau perlu nanti di terminal atau bandara kamu minta jemput sama dia  kalau kamu belum mengetahui situasi dari kota atau negara yang mau dikunjungin, kalau dia tidak bisa menjemput kamu karena sibuk, sebaiknya kamu minta alamat lengkap rumahnya dan juga info kendaraan apa saja yang melewati rumahnya, kalau tidak ada kendaraan yang lewat, alternative lainnya pakai ojek (Dalam Negeri) atau naik taksi (Luar Negeri), sebelum kamu naik ojek tanya dulu harganya berapa (tawar menawar) jangan main langsung naik-naik saja, lain hal nya jika kamu naik taksi tidak mungkin terjadi tawar menawar, setiap kota atau negara situasinya berbeda, apalagi mereka tahu kalau kamu sebagai pendatang dan ingin berlibur di kota atau di negara tersebut, nanti dikiranya kamu banyak duit, padahal kamu mati-matian ngepres bajet, hehehehe.

 

7. Menginfokan Dari Jauh Hari Jika Terjadi Sesuatu
Jangan pernah membatalkan jadwal kunjungan kamu secara mendadak, hargai orang yang sudah siap mau menampung kamu, karena dia sudah mengorbankan waktunya demi kedatangan kamu, kalau ada hal-hal diluar dugaan, contoh seminggu lagi kamu sudah mau berangkat ke kota atau negara yang mau kamu kunjungin buat berlibur, tiba-tiba bos kamu menyuruh masuk dan harus lembur di tanggal tersebut, kesel sudah pasti dong, secara kamu sudah merencanakan semuanya dari jauh-jauh hari ditambah lagi tiket pesawat yang sudah kamu beli, sebaiknya kamu informasikan ke dia secepat mungkin, jangan kamu kasih kabar pas hari H (dadakan), apalagi kamu cuma kasih kabar ke dia “nanti deh saya kabarin lagi...aku sedang bingung saat ini”, atau kamu menghilang begitu saja tanpa kabar, heloowww....kamu ngasih harapan apaan coba ? sudah enak di kasih tumpangan nginep secara gratis tapi kamu nge-PHP in dia, apa tidak gondok tuh orang yang sudah menyiapkan segalanya buat kamu ??? lain halnya jika kasusnya tiba-tiba ada anggota keluarga kamu yang jatuh sakit atau meninggal secara mendadak, lalu kamu kasih kabar dadakan berita duka tersebut yang disertai dengan bukti-bukti photo (bukan mengambil dari google ya), mungkin dia juga akan bisa mengerti melihat situasi tersebut, tapi hal ini jangan kamu jadikan sebagai alasan hanya karena pacar atau selingkuhan kamu melarang untuk pergi,hehehe.

 

8. Cara Menghindar Dari Calo-Calo Liar
Ketika kamu sudah sampai di Terminal/Stasiun (jika menggunakan Bus atau Kereta) ataupun di Bandara (jika menggunakan pesawat), biasanya di tempat-tempat tersebut sangat banyak calo-calo liar yang akan menarik tas atau bawaan kamu untuk menaiki kendaraan (contoh: taksi, bus atau mobil-mobil pribadi yang dijadikan transportasi), sebaiknya kamu tidak usah memasang wajah panik atau takut, kamu harus menenangkan diri dalam situasi tersebut, jika ada calo-calo liar yang memaksa, kamu bilang saja “maaf pak...saya sudah mau dijemput sama saudara”, biasanya calo-calo liar tersebut akan terus mencecar dan memaksa sampai kamu mau mengikuti keinginannya, kalau situasinya seperti ini, kamu tidak perlu takut apalagi semakin panik, jika si calo-calo tersebut terus menanyai ataupun mengikuti kamu, sebaiknya kamu berjalan kearah ruang informasi atau pos polisi terdekat yang ada di terminal, stasiun ataupun di bandara, jika di terminal, stasiun atau di bandara tersebut tersedia pos polisi, jika situasi sudah tenang dan calo-calo liar tersebut sudah pergi menjauh, sebaiknya kamu keluar dengan berjalan santai dan menaiki kendaraan menuju rumah tempat kamu bermalam, jika kondisinya kamu tidak dijemput oleh orang yang mau menampung kamu, lain hal nya kalau kamu di jemput oleh orang tersebut, sebaiknya kamu infokan ke dia kalau kamu ada di ruang informasi atau di pos polisi.

 

9. Tidak Ada Jaringan Provider Selular
Tiba-tiba jaringan selular kamu mati dikarenakan tidak adanya jaringan dari provider yang kamu gunakan, jika hal ini terjadi, kamu tidak perlu panik atau khawatir, sebaiknya kamu melangkahkan kaki ke ruang informasi atau ke pos polisi terdekat jika situasinya kamu baru sampai di terminal, stasiun atau bandara, kamu ceritakan saja ke customer service nya atau ke pak polisi kalau kamu mau meminjam telepon untuk menghubungi orang yang mau jemput kamu dan infokan keberadaan posisi kamu, jika kamu tidak di jemput sebaiknya infokan ke dia kalau kamu sudah sampai dan akan segera meluncur ke rumahnya dengan menggunakan ojek, bus atau taksi.

 

10.Menjaga Sikap Dan Perilaku
Setibanya kamu di rumah dia, jangan sembrono ataupun seenaknya saja kayak di rumah sendiri masuk selonong boy, tapi berlaku lah dengan sopan, jangan kamu berpikir karena kamu sudah merasa akrab dengan dia lewat SMS/BBM/Whatsapp/Line/Email sebelumnya, lalu begitu sudah sampai dirumahnya kamu langsung masuk ke kamar terus tidur dengan sepatu yang belum kamu buka, memang sih kamu capek banget di perjalanan...hellooooowwwww pakai otak dikit bro and sis, kamu memang sudah akrab lewat komunikasi selular ataupun email tapi ini pertama kali kamu ketemu dengan dia di dunia nyata, jaga sikap dan perilaku keleeeessss.

 

11. Bercerita Tentang Perjalanan Kamu
Ceritakan tentang perjalanan kamu dari rumah sampai akhirnya kamu tiba di rumahnya, kalau di rumahnya lagi ramai (keluarganya sedang kumpul), buat pembicaraan semenarik mungkin biar mereka mendengarkan betapa serunya perjalanan kamu dengan sesekali menyeruput kopi atau teh yang sudah dibuatkan oleh tuan rumah buat kamu untuk menghargai sambutan sang tuan rumah atas kedatangan kamu, jika kamu adalah seorang perokok pasif, sebelum menyalakan rokok, sebaiknya kamu menanyakan terlebih dahulu, “apakah boleh merokok ?”, jika situasinya di dalam ruangan tidak diperbolehkan merokok, sebaiknya kamu menahan diri untuk tidak merokok sampai yang kamu ceritakan tentang perjalanan kamu sudah selesai, setelah itu kamu meminta ijin untuk keluar dari ruangan tersebut untuk menghisap merokok.

 

12. Berlaku Sopan Ketika Makan Bersama
Ketika diajak makan bersama meskipun cuma disediakan lauk tempe, tahu, ikan asin dan sambel jangan pernah mengeluh, inget...kamu lagi menumpang di rumah orang bukan di hotel ataupun lagi di restoran, coba adaptasikan diri di lingkungan baru, sebaiknya kamu puji kalau itu adalah makanan paling enak seantero jagat yang pernah kamu makan, kadang orang tersebut bakalan nanya ke kamu “bagaimana masakannya ? maaf ya cuma bisa menyediakan seperti itu”. Jika kondisinya ada salah satu lauk yang tidak kamu sukai, sebaiknya kamu jangan mengambil lauk tersebut, pilihlah lauk lain yang tersedia sebagai alternative, jika ada pertanyaan “kenapa kamu tidak mengambil ini (lauk yang tidak kamu pilih) ?” , cukup kamu jawab “ini sudah cukup kok”, jika ternyata masakannya keasinan, kamu jangan panik atau melontarkan kata-kata “haduh...asin banget”, hal ini akan mengundang reaksi perasaan si pemasak, sebaiknya kamu langsung meminum air untuk meredakan rasa asin dan teruskan makan sedikit demi sedikit untuk menghargai perasaan si pemasak meskipun masakannya terasa asin di lidah kamu. Sehabis makan jangan langsung meninggalkan meja makan jika mereka belum selesai makan, sebaiknya kamu duduk saja sampai semuanya selesai makan dan setelah itu sebaiknya kamu membantu membereskan meja makan dan juga cuci piring. Anggap saja kamu sedang melatih diri menjadi orang yang mandiri, walaupun kamu tidak pernah melakukan hal tersebut di rumah kamu sendiri.

 

13. Memiliki Inisiatif Yang Tinggi
Saat masuk kamar untuk istirahat ternyata kamarnya berantakan, yang mau menampung kamu lupa membereskan kamar karena kesibukannya, dengan inisiatif kamu langsung beresin kamar tersebut, jangan pernah menyuruh si tuan rumah yang beresin kamar sementara kamu tolak pinggang dengan mata yang melotot, sekali lagi harap ingat kalau kamu sedang menumpang di rumah orang bukan di hotel, jangan belagak gila kayak tuan tanah menyuruh si tuan rumah yang beresin kamar buat kamu tidur sementara selama menumpang untuk beberapa hari.

 

14. Tinggalkan Kebiasaan Lama
Bangun sepagi mungkin, kalau perlu sebelum tuan rumah bangun, kamu sudah bangun duluan, jika kamu adalah tipe orang yang sulit bangun di pagi hari, sebaiknya kamu pasang alarm dan taruh alarm tersebut di samping telinga kamu dengan suara yang begitu kencang, setelah itu jangan lupa membereskan tempat tidur dan jangan main asal tinggal begitu saja, kemudian cuci muka atau kalau perlu kamu sudah mandi pagi-pagi dan wangi, lebih baik lagi jika kamu berinisiatif menyapu di tempat-tempat yang kamu pikir itu kotor dan harus dibersihkan, kemudian duduk santai di teras sambil menikmati suasana pagi di hari pertama tempat kunjungan kamu.

 

15. Mengajak Tuan Rumah Berwisata
Jika kamu mau berkunjung ke tempat-tempat wisata, sebaiknya kamu coba tanyakan ke dia, apakah hari ini sibuk atau tidak ? kalau misalnya dia tidak sibuk (kebetulan lagi libur kerja atau nganggur), coba ajak dia untuk mengantarkan kamu ke tempat-tempat wisata, biasanya orang-orang diluar kota atau negeri punya kendaraan sendiri (Contoh: motor atau motor), kalau pun orang tersebut tidak memiliki kendaraan pribadi, sebaiknya kamu naik angkutan umum seperti bus, angkot, kereta atau taksi (disesuaikan dengan bajet dan juga situasi di kota atau negara yang kamu kunjungin) dan jangan lupa untuk sadar diri membelikan bensin jika menggunakan kendaraan pribadi atau membayarkan ongkos jika naik kendaraan umum, kemudian traktir dia makan ketika kamu lagi jalan-jalan dengan dia, jangan lupa belikan dia tiket masuk ke tempat wisata yang mau kamu kunjungin, karena dia sudah mengorbankan waktunya buat mengantarkan ke tempat yang kamu mau kunjungin dan belum tentu juga dia sedang pegang uang. Jika ternyata dia sibuk karena harus bekerja dan tidak bisa menemani, sebaiknya kamu menanyakan naik kendaraan apa saja untuk mencapai ke tempat yang mau kamu kunjungin. Dan jangan terlalu malam untuk kembali ke rumahnya, tinggalkan kebiasaan-kebiasaan pulang malam, karena kamu sedang tinggal di rumah orang, dan sangat tidak beretika sekali, kalau kamu habis jalan-jalan sendirian sementara kamu kembali ke rumahnya pada pukul 12 malam, sementara dia harus beristirahat karena lelah sehabis kerja.

 

16. Membuat Masakan Untuk Tuan Rumah
Jika kamu adalah tipe orang yang bisa memasak, sesekali kamu buatkan masakan untuk dia dan keluarganya, contoh: kamu mau memasak sayur asem, kamu sudah tahu dong kebutuhan apa saja yang harus kamu beli, setelah semua bahan baku yang kamu inginkan sudah di dapat, segeralah kamu pulang, jangan mampir-mampir ke tempat yang lain sambil membawa jinjingan dari pasar, setelah itu kamu langsung meminta ijin kepada tuan rumah jika kamu mau membuatkan masakan untuk makan pagi, siang atau malam. 100% dia dan keluarganya akan sangat senang sekali akan kehadiran kamu di rumahnya, selain kamu rajin cuci piring, membereskan tempat tidur, menyapu halaman, ternyata kamu juga bisa memasak.

 

17. Memanfaatkan Saudara Atau Teman Lama
Jika kamu memiliki saudara atau teman lama (sekolah, kuliah atau kantor) di kota atau negara yang mau kamu kunjungin, itu akan lebih bagus lagi untuk menekan bajet pengeluaran sebagai alternative tempat menginap selama kamu travelling, tapi jangan karena dia saudara atau teman lama lalu kamu seenaknya saja, sebaiknya lihat point-point yang sudah saya sampaikan dari nomor 6 – 16. Intinya kamu sedang tinggal di rumah orang dan harus sadar diri bukan lupa diri.

 

18. Mengecek Kembali Barang Bawaan Saat Packing
Setelah travelling kamu sudah habis dan harus kembali pulang, jangan lupa untuk mengecek kembali barang-barang yang kamu bawa, pastikan kalau semuanya sudah masuk di dalam tas kamu, asal jangan kamu memasukan barang-barang si tuan rumah ke dalam tas kamu, setelah itu jangan lupa untuk berpamitan dengan orang yang sudah menampung kamu, kalau perlu kamu memberikan dia atau keluarganya souvenir buat kenang-kenangan dari kamu, dan sesampainya di rumah jangan putuskan hubungan komunikasi, anggap saja dia dan keluarganya sebagai saudara jauh kamu. Karena suatu saat kamu bakal kembali lagi ke tempat tsb.


Tips And Trick tersebut bukan khayalan saya, semuanya berdasarkan apa yang pernah saya lakukan  ketika saya menjelajah beberapa kota di indonesia sendirian, semua yang saya tulis berdasarkan kisah nyata ketika tinggal di rumah orang, mulai dari mencuci piring, membereskan tempat tidur, bangun di pagi hari, menyapu bahkan sampai memasak, hal yang saya lakukan didasari atas kesadaran diri sendiri, sampai ada salah satu keluarga di salah satu kota yang saya kunjungi, sangat berat untuk melepas kepulangan saya, bahkan hingga kini anaknya yang masih kecil selalu menanyakan saya, kapan saya akan kembali kesana ?? semoga pengalaman saya bisa bermanfaat buat para pembaca.



Salam Jabat Erat



Backpankers

Notes: Jika ingin copy paste tulisan ini sertakan sumber dari penulis, photo hanyalah ilustrasi sebagai pelengkap tulisan
 


+ komentar + 3 komentar

27 Juli 2015 19.58

backpackeran emg selalu asiiik, ngiriiit soalnya wkwkwk

29 Juli 2015 20.27

Bener tuh bro...bnyk hal yg ditemui selama backpackeran berlangsung, hehehe

25 April 2018 19.06


Hi, I do think this is a great website. I stumbledupon it ;) I'm going to return once again since I bookmarked it. Money and freedom is the greatest way to change, may you be rich and continue to guide other people. facebook login facebook login

Posting Komentar

 
Support : Backpankers
Copyright © 2014. Backpankers - All Rights Reserved
Template Created by Backpankers Published by Backpankers